Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita 20 orang misterius tebas dan tembaki polisi di pos pol Gowa

Cerita 20 orang misterius tebas dan tembaki polisi di pos pol Gowa Pos polisi di Bundaran Samata, Gowa, lokasi kejadian penyerangan terhadap tiga anggota Patko Sabhara. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekitar 20 orang tak dikenal menyerang pos polisi di Bundaran Samata Jalan Arumpala, persimpangan Antang-Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis dini hari (2/7). Selain membawa senjata tajam, komplotan yang memakai ikat kepala dan diduga terlatih ini menembaki pos. Empat selongsong peluru dan parang penuh bercak darah diamankan dari lokasi kejadian.

"Kasusnya ini sudah diambil alih Polda Sulsel," kata Kapolres Gowa AKBP Heri Marwanto kepada wartawan.

Peristiwa tragis ini bermula saat lima anggota polisi sedang patroli dan kembali ke pos. Tiga anggota berada di pos, ada yang bermain catur, dan dua sisanya sedang makan di warung sebelah.

Saat sedang santai itulah, tiba-tiba puluhan orang misterius ini datang menggunakan mobil dan menyerbu pos. Satu anggota polisi tewas bernama Brigpol Irfan Udhien (30) dengan luka tebas di bagian leher dan punggung. Sedangkan dua polisi lainnya terluka parah, yaitu Brigpol Mus Muliadi (35) dan Brigpol Usman (30).

Menurut Heri, sebelum puluhan orang pergi meninggalkan pos, salah satu dari mereka diduga keluarkan tembakan.

Selongsong peluru yang ditemukan di lokasi diduga kuat milik pelaku, karena dari pihak korban tidak sempat melakukan perlawanan dari serangan tiba-tiba itu.

Saksi mata di lokasi, Rahmin (21) warga Jalan Arumpala mendengar dua kali suara tembakan.

"Kami keluar setelah sudah banyak orang di pos polisi itu," tutur Rahmin. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP