Cek Lokasi Kecelakaan Bus di Imogiri, KNKT Tak Temukan Bekas Pengereman
Merdeka.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) meninjau langsung lokasi kecelakaan bus yang menewaskan 13 orang di kawasan Bukit Bego, Jalan Imogiri-Dlingo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/2). Mereka tidak menemukan bekas pengereman di lokasi kejadian.
"Kita lihat di sini kan terakhir tidak ada jejak pengereman. Itu fakta. Kenapa kok ga ada, itu nanti dianalisa baru ketahuan," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.
Dia menyebut bahwa turunan tempat kejadian kecelakaan yang membuat 13 orang meninggal dunia ini termasuk kategori turunan tajam.
Analisa Kondisi Geometri Jalan
Soerjanto mengatakan pihaknya juga akan melakukan analisa terkait kondisi geometri jalan. Hal ini dilakukan KNKT untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.
"Nanti kami akan detailkan ukur dari geometri jalannya. Setelahnya akan dihitung geometri jalan apakah cukup ekstrem untuk dilewati bus besar atau tidak," ucapnya.
Soerjanto menambahkan, bila dari hasil analisa geometri diketahui jalur Imogiri-Dlingo cukup ekstrem, maka pihaknya akan merekomendasikan bus berhenti di titik tertentu dan wisatawan memakai kendaraan yang lebih kecil.
"Seperti di Dieng. Bus berhenti di lokasi tertentu, (wisatawan) naiknya pakai kendaraan kecil," jelas Soerjanto.
Seperti diberitakan, bus pariwisata PO Gandos Abadi yang mengangkut rombongan dari Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Imogiri-Dlingo, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Kendaraan itu mengalami masalah pengereman dan menghantam tebing di jalan menurun. Kecelakaan ini merenggut nyawa 13 orang dan 44 orang mengalami luka-luka.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya