Cegah terorisme dengan mengurangi beban masyarakat miskin
Merdeka.com - Terorisme merupakan ancaman nyata bagi rakyat Indonesia. Tindakan melawan terorisme ini akan lebih efektif bila Pemerintah Daerah (Pemda) atau Pemerintah Kota (Pemkot) bisa terlibat aktif.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan upaya pengentasan kemiskinan dalam rangka pencegahan terorisme. Salah satu programnya adalah perbaikan rumah milik warga di Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH).
"Kami berharap bisa jadi 'role model' dan menjadi rencana aksi nyata dalam pencegahan terorisme dengan mengurangi beban masyarakat rentan miskin. Nanti akan kami kembangkan ke daerah-daerah lain," kata Kepala Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT, Bangbang Surono dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12).
Menurut Bangbang, BNPT selama ini telah menjalankan upaya penanggulangan terorisme baik pencegahan maupun penindakan. Dari hulu hingga hilir. Bantuan perbaikan RTLH itu merupakan bagian dari penanganan terorisme dari sektor hulu.
"Upaya penanggulangan terorisme akan lebih efektif dan maksimal dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah," tuturnya.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan bahwa sinergi dengan BNPT ini adalah langkah awal mengurangi kesenjangan sosial dan ketimpangan di Surakarta, khususnya dalam rangka penanggulangan terorisme.
Menurut Rudy, sapaan akrabnya, kegiatan seperti ini memang harus dilakukan karena terorisme tidak hanya didasari faktor ideologi, melainkan juga faktor ekonomi. Ia berharap sinergi ini bisa dijadikan percontohan di daerah lain.
"Bila masyarakat terjaga kesejahteraannya, tentu mereka tidak akan mudah terpengaruh dengan intrik dan rayuan radikalisme," katanya.
Ia mengatakan Pemkot Surakarta memiliki program dalam rangka mengurangi kesenjangan sosial dengan misi mewujudkan masyarakat yang waras pergaulan, waras perilaku, dan waras bicara. Ketiga misi itu pokok kebijakannya di bidang kesejahteraan.
"Di Indonesia, khususnya di Solo, ada tiga kategori kemiskinan, yaitu sangat miskin, miskin dan rentan miskin. Yang rentan miskin inilah yang harus kita sentuh, karena yang miskin dan sangat miskin sudah disentuh negara," katanya.
Bantuan perbaikan RTLH diserahkan Bangbang kepada Wali Kota Surakarta di Loji Gandrung, Solo. Selanjutnya, secara simbolis bantuan langsung diserahkan Rudy kepada Kepala Desa Joyotakan mewakili para kepala desa yang wilayahnya banyak terdapat rumah tidak layak huni.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya