Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Suku Uighur gabung Santoso, polisi perketat wilayah perbatasan

Cegah Suku Uighur gabung Santoso, polisi perketat wilayah perbatasan Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menginstruksikan seluruh jajarannya memperketat penjagaan di perbatasan wilayah Indonesia bagian Timur khususnya di perbatasan Poso, Sulawesi Tengah. Tujuannya untuk mencegah bergabungnya suku Uighur yang disinyalir ke kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

"Justru kita lakukan pengetatan razia-razia pintu masuk di wilayah Poso, itu yang harus kita galakkan," kata Badrodin di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (28/3).

Selain penjagaan perbatasan diperketat, lanjut Badrodin, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian luar negeri seperti Tiongkok, Malaysia, dan Filipina. Sebabnya, polisi tengah mencari tahu keterlibatan suku Uighur dengan kelompok Santoso.

"Kita tahu orang Uighur di Malaysia juga banyak ribuan di sana, ‎itu kita tidak tahu apakah mereka termasuk kelompok garis keras atau bukan. Tentu itu perlu kerjasama dengan kepolisan negara lain, seperti kepolisian Malaysia," terang dia.

Kendati begitu, Badrodin tak mengelak jika beberapa suku Uighur telah bergabung dengan Santoso cs. Hanya saja, mantan wakapolri itu belum mengetahui secara pasti peran suku Uighur di kelompok teroris yang dikenal licin tersebut.

"Kami tidak tahu tapi mereka sama-sama ada di Poso hutan situ, mereka juga bergabung dengan kelompok itu, angkat senjata juga mereka," tandas Badrodin.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP