Cegah sapi milik korban Lombok dicuri, Kementan bangun posko hewan ternak
Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mendirikan posko khusus hewan ternak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tujuannya untuk membantu warga terdampak gempa mengevakuasi hewan ternak. Setidaknya Kementan telah memasok 53 ton pakan ternak.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita mengatakan, posko yang dibuat khusus untuk menjaga hewan ternak agar tidak dicuri.
Sapi tersebut dikumpulan sehingga pada saat pemberian pakan, tidak ada yang terlewat. Diharapkan, hal ini bisa membantu para warga terdampak gempa secara psikologis.
"Jadi (mereka) tidak mikirin (pakan) sapi mereka lagi. Paling tidak meringankan beban mereka Jangan sampai mereka sudah rumahnya hancur, sapinya juga dicuri," kata Diarmita di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jumat (24/8).
Menurutnya, Lombok termasuk daerah produsen sapi di Indonesia. Sehingga, sambung dia, Kementan memberikan perhatian khusus terhadap ternak sapi di wilayah tersebut.
"Apalagi kan NTB ini selalu surplus sapinya, malah ekspor selain NTT dan Bali juga," tutur dia.
Ia mengatakan pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 10 miliar untuk korban gempa lombok. "Kementan juga mendapat masukan dana Rp 10 miliar untuk korban gempa Lombok. Sudah kami salurkan juga," ujar Diarmita.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya