Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengungsi Gunung Merapi Diberi Nasi Bungkus

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengungsi Gunung Merapi Diberi Nasi Bungkus Kamp pengungsian warga lereng Merapi. ©Agung Supriyanto/AFP

Merdeka.com - Menerapkan protokol kesehatan Covid-19, kebutuhan makanan di barak pengungsian Glagaharjo, Sleman diberikan dalam bentuk nasi bungkus. Hal ini agar mencegah terjadinya kerumunan saat warga yang mengungsi mengambil jatah makanan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto membenarkan pemilihan format nasi bungkus kepada para pengungsi. Selain masalah protokol kesehatan, dia menuturkan, penggunaan format nasi bungkus lebih efisien.

"Kalau prasmanan, (nanti terjadi kerumunan yang bisa menjadi penularan) Covid-19 nanti. Kan juga lebih efisien, tidak perlu mencuci piring," katanya, Jumat (13/11).

Dia mengungkapkan, jumlah pengungsi di Barak Pengungsian Glagaharjo terus bertambah. Para pengungsi ini merupakan warga Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman yang masuk kategori rentan.

Joko menuturkan jika pada Minggu (8/11) ada 128 orang pengungsi di Barak Pengungsian Glagaharjo. Sedangkan pada Kamis (12/11) jumlah pengungsi bertambah jadi 208 orang.

Dia menyebut saat ini BPBD Sleman tengah menyiapkan tambahan sejumlah barak pengungsian. Joko merinci setidaknya ada 35 barak pengungsian yang disiapkan oleh BPBD Sleman untuk mitigasi bencana Gunung Merapi.

"Ya nanti bertahap barak yang disiapkan. Dari timur dulu. Baru ke barat," tutupnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP