Cegah penggunaan narkoba, 17 anggota FPKS tes urine di DPR
Merdeka.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mencegahnya masuknya narkoba di parlemen. Upaya pencegahan narkoba dilakukan lewat test urine yang dilakukan petang ini.
"Langkah PKS ini langkah yang baik dengan meminta anggotanya untuk melakukan tes urin," kata Kasubdit Lingjamas, Direktorat Peran Serta Masyarakat, Dik Dik Kusnadi di ruang rapat FPKS, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (26/3).
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, test urine yang dilakukan ini menjadi yang pertama dilakukan di kalangan fraksi yang duduk di parlemen. Menurut Jazuli, anggota FPKS yang berjumlah 40 orang belum semua hadir dalam test urine tersebut. Alasannya, sebagian anggota fraksi sedang melakukan kunjungan ke daerah. Dia memastikan, anggota fraksi yang tak mengikuti test urine petang ini akan mengikuti test urine yang akan dilakukan di kemudian hari.
"Bukan hanya anggotanya saja yang harus steril dari narkoba, tapi seluruh staf ahli yang terlibat di Fraksi PKS ini harus steril juga," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, baru 17 anggota yang hadir dalam kesempatan ini. Mereka adalah Jazuli Juwaini, Nasir Jamil, Habib Abu Bakar Alhabsyi, Mustafa Kamal, Chairul Anwar, Adang Daradjatun, dan Refrizal.
Selain itu, Tifatul Sembiring, Ecky Awal Muharam, Saaduddin, Gamari Soetrisno, Hamid Noor Yasin, Abdul Hakim, Muhammad Yudi, Andi Akmal, Sukamta, dan Almuzammil Yusuf.
(mdk/siw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya