Cegah Kekerasan Saat Liputan, Polda Kalteng Beri Wartawan Rompi Pers Warna Oranye
Merdeka.com - Polda Kalimantan Tengah membagikan 30 rompi berwarna oranye yang bertuliskan 'Pers' untuk para jurnalis saat melakukan peliputan aksi unjuk rasa di wilayah hukumnya. Hal ini dilakukan agar tak terjadi kekerasan yang menimpa jurnalis saat meliput.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemberian rompi itu juga dianggap sebagai bentuk perlindungan Polri terhadap para jurnalis demi menghindari kesalahpahaman di lokasi aksi demo.
"Ini secara simbolis 30 rompi kami bagikan kepada rekan-rekan media untuk dipergunakan dalam peliputan aksi demo," kata Dedi dalam keterangannya, Senin (12/10).
Diharapkan dengan warna yang terang, aparat yang bertugas dapat mengenali dan melindungi para awak media yang sedang bertugas untuk meliputi.
©2020 Istimewa
"Ini warna oranye sangat mencolok dan mudah dikenali. Jadi tidak ada lagi alasan aparat tak mengenali rekan media yang sedang bertugas meliput," ujarnya.
Dedi ingin agar kejadian kekerasan terhadap para jurnalis tidak terjadi lagi saat melakukan liputan aksi.
"Semoga dengan adanya rompi ini tidak ada lagi kesalahpahaman antara aparat yang tugas mengamankan kegiatan menyampaikan pendapat dengan para rekan media," ungkapnya.
Dedi menambahkan, selain menggunakan rompi dalam meliput setiap aksi demo, para jurnalis diharapkan menggunakan atribut atau identitas lengkap lainnya. Kemudian, para jurnalis juga diharapkan berkoordinasi dengan aparat yang berjaga sehingga diketahui perbedaannya dengan massa aksi.
Menurutnya, dalam pengaman setiap aksi demo, telah diperintahkan agar setiap personel memberikan perlindungan kepada para jurnalis. Ia pun berharap tidak ada peristiwa yang tidak diinginkan terjadi antara aparat kepolisian dengan para jurnalis.
"Kami berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ini merupakan bentuk kerja sama dan perlindungan terhadap rekan media," tandasnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya