Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban Teror KKB, Bupati Yahukimo Minta Warga Tidak Keluar Kota Dekai

Cegah Jatuh Korban Teror KKB, Bupati Yahukimo Minta Warga Tidak Keluar Kota Dekai Kelompok kriminal bersenjata di Papua. Istimewa

Merdeka.com - Bupati Yahukimo, Papua, Didimus Yahuli, meminta warga terutama bukan orang asli Papua (OAP) untuk sementara waktu tidak beraktivitas keluar Kota Dekai. Sebab kondisi Kamtibmas di daerah itu sedang tidak kondusif.

"Saya berharap warga non OAP untuk sementara beraktivitas di dalam kota saja guna menghindari jatuhnya korban akibat ulah KKB," imbau Bupati Yahuli saat dihubungi ANTARA di Jayapura. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (26/8).

Menurutnya, situasi keamanan saat ini tidak kondusif sehingga diharapkan kerjasama masyarakat dengan tidak melakukan aktivitas keluar kota. Misalnya menebang kayu ke gunung atau ke pedulangan.

Didimus menyatakan prihatin atas insiden yang dialami warga sipil di wilayahnya. Termasuk dua pekerja jembatan yang dibunuh di dekat Kali Brazza.

"Karena itulah diharapkan untuk sementara warga non OAP tidak lagi mencari kayu atau ikut berdulang guna menghindari jatuhnya korban jiwa, kata Bupati Yahuli.

Dia pastikan para pelaku bukan warganya. Kepada polisi maupun TNI dia berpesan untuk segera memburu pelaku.

"Kelompok itu bukan warga Kabupaten Yahukimo, dan saya berharap TNI-Polri dapat menangkap para pelaku kriminal," katanya.

Seperti diketahui, KKB pimpinan Tenius Gwijangge, Minggu (22/8) membunuh dua karyawan PT Indo Mulia Baru.

Dua karyawan yang dibunuh yaitu Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji (Didik). Pada Senin (23/8) kemarin, jasad keduanya sudah dievakuasi ke Timika dan Surabaya untuk dimakamkan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP