Cegah Covid-19, Polres Jember Tutup Paksa Kelab Malam & Tempat Karaoke
Merdeka.com - Jajaran Polres Jember mulai bertindak tegas dalam memberlakukan himbauan Social Distancing. Salah satu yang jadi sasaran adalah tempat hiburan malam. Selama beberapa hari ke depan, patroli polisi akan dilakukan untuk menutup paksa beberapa tempat hiburan malam yang masih nekat beroperasi.
Polisi mulai melakukan operasi penutupan paksa tempat hiburan malam sejak Senin (23/03) malam. Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus korona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Sebanyak 6 titik di datangi oleh tim patroli. Selain polisi, patroli juga melibatkan personel dari TNI dan Satpol PP Pemkab Jember.
"Kita minta ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember Komisaris Polisi Windy Syafutra, yang memimpin operasi.
Tempat karaoke maupun klub malam dipilih karena dapat menimbulkan kerumunan.
"Karena himbauan pemerintah sudah tegas dan jelas. Kemarin juga sudah ada maklumat dari Kapolri bahwa kegiatan yang menarik perhatian massa untuk sementara harus dihentikan," papar Windy.
Salah satu titik yang dikunjungi tim patroli pada Senin malam adalah tempat karaoke yang ada di Jalan Gajah Mada. Saat didatangi, rupanya masih banyak pengunjung yang asyik bernyanyi di dalam bilik-bilik karaoke. Mereka pun langsung keluar begitu diminta oleh tim patroli.
Operasi patroli pun dilanjutkan tim ke tempat karaoke di kawasan yang sama. Pemandangan serupa juga ditemui, yakni masih ada pengunjung di tempat hiburan malam.
"Kita minta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, dan lebih meningkatkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan di lingkungannya," kata Windy.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya