Cegah abrasi, Kota Semarang bangun sabuk pantai 4,8 kilometer
Merdeka.com - Abrasi pantai tampaknya masih menjadi permasalahan klasik bagi kota-kota besar di Indonesia, tak terkecuali Kota Semarang. Saat ini, Pemkot Semarang tengah mengebut pembangunan sabuk pantai beberapa kilometer di dekat pemukiman padat penduduk.
Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan dan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Semarang, Siswanto, mengatakan saat ini tengah mengebut pembuatan sabuk pantai sejauh 2,8 kilometer di Kelurahan Mangunharjo.
"Sekarang kami bangun sabuk pantai di Mangunharjo, Tambaklorok dan Trimulyo Genuk. Sebab, pembuatan sabuk pantai di sana sangat urgent untuk menyelamatkan pemukiman penduduk setempat dari dampak abrasi yang kian mengkhawatirkan," ujar Siswanto di Semarang Jawa Tengah, Senin (6/10).
Menurut Siswanto, sesuai grand design Kota Semarang sabuk pantai sangat memungkinkan dibangun membentang sejauh 4,8 kilometer di wilayah pesisir. Dengan upaya ini, dia berharap ke depan dapat menekan abrasi.
Lebih lanjut, Siswanto mengungkapkan, sabuk pantai sepanjang 4,8 kilometer itu tersebar di 20 titik bagian barat Kota Semarang dan 28 titik bagian timur. Untuk mengoptimalkan fungsinya, pemkot kini telah membangun sebagian sabuk pantai dengan fondasi terbuat dari ratusan buis beton.
Disinggung mengenai biaya yang dibutuhkan untuk merampungkan proyek ini, Siswanto menyebut bahwa estimasi satu titik menghabiskan Rp 600 juta. Maka untuk 4,8 kilometer biaya pembuatannya mencapai Rp 20 miliar lebih.
"Untuk tahun depan, kami nanti melanjutkan pembuatan Satrimuluo dan Tambaklorok," tukas Siswanto.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya