Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cawali Solo nonmuslim, PDIP tak risaukan isu SARA

Cawali Solo nonmuslim, PDIP tak risaukan isu SARA FX hadi rudyatmo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menetapkan wali kota dan wakil wali kota (FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo) untuk maju dalam Pilkada Kota Solo, 9 Desember mendatang. Meski calon wali kota nonmuslim, PDIP tak khawatir dengan kemungkinan munculnya isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA).

Sekretaris DPC Teguh Prakosa meyakini saat ini masyarakat sudah lebih pintar memilah informasi dan menyikapi isu-isu yang berbau SARA. "Masyarakat kita sudah pintar, sudah dewasa, tak akan terpengaruh isu SARA," ucap Teguh, Sabtu (11/7).

Menurut Teguh, isu SARA bisa bermakna dua hal, yakni positif dan negatif. Namun pihaknya meyakini, masyarakat sudah cerdas sehingga tak gampang terhasut. Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Solo ini mencontohkan hal kontroversi mengenai kebijakan Pemkot melarang buka puasa bersama (bukber) dan halal bihalal dengan menggunakan dana APBD. Belakangan, isu tersebut dibawa menjadi isu bermuatan SARA.

"Masyarakat yang tak paham, mungkin saja. Akan terhasut. Namun bagi mereka yang cerdas, mereka justru membela lantaran merasa mengetahui yang sebenarnya bukan seperti itu. Makanya isu semacam ini bisa jadi negatif atau juga positif," tandasnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo menegaskan, saat ini masyarakat mulai matang dalam berdemokrasi. Menurut wali kota Solo ini, kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi sudah tinggi.

"Kami yakin sebagian besar masyarakat sudah paham jika demokrasi di Indonesia didasarkan atas Pancasila dan UUD 1945," ucapnya.

Pihaknya juga telah menginstruksikan pengurus partai untuk menjaga kondusivitas suasana internal partai.

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP