Cari Korban Longsor Sukabumi, Tim Gabungan Dibantu Anjing Pelacak
Merdeka.com - Evakuasi pencarian korban bencana longsor di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi kembali dilanjutkan pada Rabu (2/1). Pencarian dilakukan sejak pukul 08.00 WIB pagi.
Pantauan merdeka.com di lokasi, puluhan personel gabungan dari TNI, Basarnas, Polri dan relawan mulai melakukan pencarian timbunan tanah. Pencarian juga dibantu oleh alat pengeruk tanah dan dua anjing pelacak.
Warga sekitar juga masih menyelamatkan barang barang yang ditemukan di desa. Mereka dibantu personel untuk mengevakuasi barang dengan cara estafet.
Sementara, lokasi kejadian semakin becek akibat curah hujan yang mengguyur seharian. Masyarakat yang masuk pun dibatasi oleh petugas.
Diketahui, bencana longsor menimbun 30 rumah di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa (1/1). Dari 30 unit rumah yang tertimbun terdapat 32 KK atau 101 jiwa.
Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, dari 101 jiwa itu tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu. Kemudian 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian.
"Kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personel dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali," kata dia, Senin (1/1).
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya