Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cak Imin minta kakaknya contoh Soekarwo jika jadi gubernur

Cak Imin minta kakaknya contoh Soekarwo jika jadi gubernur Muhaimin . ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - ‎Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan akan mengusung Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang. Ketua DPW PKB Jawa Timur ini diimbau tidak terlalu melakukan politik pencitraan.

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar meminta kakak kandungnya itu meniru gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (Pakde Karwo) selama dua periode ini yang nyaris tanpa pencitraan.

"Pakde Karwo ketika memimpin tidak butuh pencitraan, tapi kenyataan," katanya di Musyawarah Wilayah (Muswil) ke IV PKB Jawa Timur di Surabaya, Minggu (27/11).

Sementara di Pilgub Jawa Timur 2018 nanti, Pakde Karwo sudah tak bisa maju karena sudah dua periode memimpin Jawa Timur. Rencananya, di hajatan lima tahunan tersebut, Wagub Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akan maju menggantikan posisi Soekarwo sebagai gubernur.

Namun, Gus Ipul tetap harus berjuang keras memenangkan Pilgub Jawa Timur. Sebab, selain Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa yang juga dikabarkan kembali maju, Ketua DPRD Jawa Timur, Muhaimin Iskandar juga dipastikan akan mengisi bursa penyalonan tersebut.

Untuk bisa merebut hati warga Jawa Timur, Cak Imin berulang kali berpesan kepada Gus Halim utuk melaksanakan program-program nyata ke masyarakat. "Program-program yang dilihat hasilnya, bukan kemasannya. Karena apaa? Apalagi kemasan dalam dunia maya (medsos)," katanya.

Memang diakui keponakan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) ini, akhir-akhir ini dunia ‎maya menjadi trandsetter dan gaya hidup masyarakat. "Dunia maya merajalela, menjadi pusat perubahan. Tetapi sudah bisa dihitung, namanya juga dunia maya, tentu hasilnya juga maya," tegasnya lagi.

Tetapi, masih kata Cak Imin, kalau Pakde Karwo, semua yang maya tidak boleh jadi maya karena harus jadi nyata. "Akhirnya, pecitraan itu memang dibutuhkan, tapi bukan segala-galanya. Macak (berhias) itu boleh, tapi kalau kenemenen (keterlaluan) ya nggilani (norak)."

"Makanya, contoh Pakde Karwo. Pesan saya ini bukan pada Pakde Karwo, tapi pada Pak Halim, kalau jadi gubernur contoh Pakde Karwo. Apa yang menjadi kenyataan, apa yang menjadi harapan, tunjukkan dengan kenyataan pula, bukan dengan pecitraan," tandas Cak Imin memuji Soekarwo yang juga terlihat hadir di Muswil IV PKB Jawa Timur ini. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP