Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buya Syafii: Jokowi ditekan dari seluruh penjuru mata angin

Buya Syafii: Jokowi ditekan dari seluruh penjuru mata angin Jokowi buka rakornas penanganan narkoba. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Tim Independen dalam menengahi kisruh Polri vs KPK, Buya Syafii Maarif mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini dalam tekanan luar biasa. Tekanan itu datang terkait desakan agar Jokowi segera melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Tekanan luar biasa dari seluruh penjuru angin, nah tapi akhirnya dia melihat dan sadar. Cuma yang mendorong untuk dilantik itu tidak cuma partai, tapi oknum yang berpengaruh. Saya tidak tahu nama-nama itu," kata Buya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (4/2) kemarin.

Seharusnya sejak awal Jokowi bersikap tegas pada Komjen Budi setelah ditetapkan sebagai tersangka agar mengganti calon Kapolri baru. Setelah dibiarkan berpolemik dua pekan, Jokowi akhirnya baru akan mengambil sikap.

"Sebenarnya Jokowi juga kan agak terlambat juga, tentunya sebenarnya ditolak saja sebelum diajukan ke DPR, tapi ya sudah lah sudah terjadi semua," kata Buya.

Sementara Presiden Joko Widodo berjanji mengambil sikap terkait Komjen Budi Gunawan pada pekan depan. Jokowi sebelumnya menunda pelantikan Komjen Budi setelah KPK menetapkan Kalemdikpol itu sebagai tersangka. "Saya selesaikan semuanya minggu depan," kata Jokowi.

Jokowi beralasan, belum mengambil sikap karena masih banyak persoalan. Namun Jokowi tak menjelaskan persoalan tersebut.

"Ada beberapa urusan yang harus saya selesaikan dulu. Harus dirampungkan," ujarnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP