Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Busyro: Pansel KPK harus siap mental hadapi intervensi & fulus

Busyro: Pansel KPK harus siap mental hadapi intervensi & fulus Busyro Muqoddas dan Johan Budi. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas mengingatkan agar panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK memperkuat mental dalam menjalankan tugasnya. Sebab, Busyro menilai Pansel bakal menghadapi banyak godaan maupun intervensi.

"Pansel harus siap mental hadapi intervensi dan godaan fulus yang sangat amat terbuka dalam situasi kondisi yang sudah 'gila' seperti sekarang ini," kata Busyro saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (22/5).

Oleh sebab itu, bagi para anggota Pansel, lanjut Busyro, jangan pernah pertaruhkan KPK dengan segala bentuk kompromi ataupun permisif. Selain itu, Busyro juga mengimbau agar mereka menyeleksi calon pimpinan dengan ketat.

Bukan tanpa sebab hal itu dianjurkan Busyro, menurut dia, tindak pidana korupsi di tanah air sudah benar-benar mengkhawatirkan.

"Di saat korupsi yang sekarang sudah menjadi tumor ganas stadium III, maka Pansel perlu ekstra ketat dan hati-hati," terang Busyro.

Maka oleh karenanya, Busyro mengatakan sebaiknya Pansel mau berdialog dengan pihak KPK maupun sejumlah elemen masyarakat sipil dan aktivis antikorupsi. Dia menganggap hal itu perlu dilakukan guna merumuskan paradigma, mekanisme serta tahap penyeleksian.

Busyro menegaskan, komunikasi itu penting dilakukan oleh Pansel. Mengingat KPK adalah lembaga yang lahir dari tuntutan Reformasi sebagai anti perilaku korupsi dan budaya koruptif.

"Pansel perlu sepakat tentang pentingnya paradigma seleksi yang bukan hal teknis prosedural," tandasnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP