Buruh cetak bata ditemukan tewas di kubangan lumpur
Merdeka.com - H Dailami (52), asal Banjar Kembang, Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana pamit dengan keluarganya untuk kerja jadi tukang cetak bata, Sabtu (4/6) kemarin. Namun hari ini dia telah ditemukan tak bernyawa di dalam perjalanan ke tempat kerjanya.
H Dalami pamit kepada keluarganya untuk bekerja sebagai buruh cetak bata di kebun milik Gusti Putu Darma Yasa yang berlokasi di Desa Loloan Timur, Negara.
"Tapi hingga petang dia tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarganya panik dan berusaha mencari korban hingga tengah malam," terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, Minggu (5/6).
Kata dia, korban ditemukan sudah meninggal di tempat kerjanya. Saat ditemukan posisi korban sedang tertelungkup di lumpur bahan buat bata.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Memang ada lebam pada dada korban namun menurut dokter lebam itu akibat korban lama terendam lumpur yang berair," ujar Sudarma Putra.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit keram otot, sakit perut dan sesak napas. Diduga saat menginjak-nginjak lumpur untuk bata otot perut korban kejang dan tersungkur ke lumpur dengan posisi tertelungkup sehingga tidak bisa bernapas. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya