Buruh bangunan tewas terjatuh saat mengecat ruko
Merdeka.com - Nasib nahas dialami seorang buruh bangunan bernama Sunaryo (60). Dia meninggal usai jatuh dari ketinggian 10 meter ketika sedang bekerja mengecat sebuah bangunan di Jalan Gajah Mada Nomor 20 Kota Padang, Sumatera Barat.
"Saya hari ini bekerja mengecat ruko bersama bapak. Ketika pukul 12.00 WIB, saya menyarankan kepada bapak untuk istirahat makan namun bapak tetap melanjutkan pekerjaan dan menyuruh saya membeli nasi bungkus," kata anak korban yang tengah bekerja dengan korban, Sugianto di Padang, Kamis (21/7).
Sugianto mengatakan, saat kejadian dia tengah berangkat membeli lauk makan siang setelah disuruh ayahnya. Namun saat dirinya berangkat ayahnya masih melakukan pengecatan bagian paling atas ruko.
"Setelah saya membeli nasi dan kembali ke lokasi saya temui bapak sudah tergeletak dan meninggal," ujar dia.
Kapolsek Nanggalo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Gusdi membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban langsung meninggal dunia di lokasi setelah menderita patah kaki, patah bahu dan batok kepala retak.
"Korban bernama Sunaryo (60) bekerja di ruko tersebut atas kemauannya sendiri. Itu menurut pengakuan dari pemilik ruko Suryani Rosadi," ujar dia.
Dia mengatakan, meskipun pihak keluarga tidak melakukan penuntutan namun pihak kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan. "Kami sudah bawa anak korban dan pemilik ruko ke Mapolsek Nanggalo untuk dimintai keterangan terkait kejadian ini sedangkan korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Ibnu Sina," tukasnya, seperti diberitakan Antara.
Sementara pemilik ruko Suryani Rosadi mengakui bahwa gedung tempat korban bekerja merupakan miliknya. "Gedung ini disewa oleh pihak LP3I dan dalam masa perbaikan, saya tidak pernah menyuruh bapak itu bekerja di sini karena tidak ada pekerjaan untuk dirinya," kata dia.
Dia mengatakan, korban memang pernah bekerja untuk dirinya saat puasa kemarin. Namun setelah Lebaran korban kembali meminta kerjaan. "Kerjaan untuk dia tidak ada dan dia menelpon untuk datang melanjutkan pekerjaan dia bahkan saya belum bertemu dengan korban sebelumnya," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya