Buruh ancam mogok nasional bila BBM naik
Merdeka.com - Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM 1 April mendatang terus mendapat penolakan dari elemen masyarakat. Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI) turun ke jalan melakukan aksi demo di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Presiden KSPSI, Andi Ganinenawea (36 tahun) ditemani Rieke Diah Pitaloka menemui pimpinan DPR RI, Priyo Budi Santoso.
"Pertama, tolak kenaikan BBM dan kedua segera jalankan jaminan sosial UU No 24 tahun 2011 tentang BPJS," kata Andi kepada wartawan di gedung kura-kura DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, (29/3).
Menurut Andi, jumlah massa yang dikerahkan dalam demo ini sebanyak 3 ribu lebih dari Jabodetabek, Bandung, dan daerah lainnya. Penolakan kenaikan BBM, karena akan memberatkan buruh.
"Kami akan mengancam dan mengepung DPR habis-habisan. Besok kita akan datangkan lebih 30 ribu. Jika 1 April tetap naik, tanggal 2 April kita akan minta pertanggungjawaban SBY-Budiono dan pimpinan DPR karena telah menyetujui. Kami akan mogok nasional seluruh Indonesia. Titip ke pak Priyo sampaikan ke aparat keamanan, saya gak bisa membayangkan kalau buruh dan mahasiswa bersatu," tutup Andi. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya