Buruh ancam lakukan aksi lebih besar jika tuntutan tak direspons
Merdeka.com - Ribuan buruh yang melakukan aksi mulai meninggalkan Istana Negara. Salah seorang buruh asal Serang, Banten, Pandoyo (35) yang ditemui di lokasi mengaku aksi ini berjalan dengan lancar.
"Kita mau pulang mas. Demo sudah selesai. Tadi sudah bertemu dengan Menko Polhukam perwakilan kita," ujar Pandoyo saat diwawancarai di kawasan Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta pusat, Selasa (1/9)
Pandoyo mengatakan, apabila aksi hari ini tidak mendapat respons serius dari pemerintah, maka akan ada aksi lanjutan yang lebih besar pada bulan November mendatang.
"Kalau sampai November enggak ada hasil, kita akan lakukan aksi serupa," jelasnya.
Dalam tuntutannya, para buruh meminta agar pemerintah mampu memperbaiki kondisi ekonomi. Mereka ingin pemerintah mengantisipasi adanya PHK besar-besaran akibat kondisi ekonomi yang sedang merosot ini.
Berdasarkan pantauan Merdeka.com, sekitar Pukul 18.00 WIB, mobil pengamanan demo seperti Baracuda, Watercanon, dan mobil pengamanan milik kepolisian lainnya juga sudah terlihat meninggalkan lokasi aksi. Ratusan polisi dari tim Brimob, Shabara, Satpol PP juga terlihat sudah meninggalkan lokasi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya