Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buru pemasok amunisi pensiunan polisi, Polda Sumsel kontak PMJ

Buru pemasok amunisi pensiunan polisi, Polda Sumsel kontak PMJ Mantan polisi jual beli amunisi senjata. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Setelah menangkap pelaku jual beli senjata api dan amunisi, merupakan pensiunan polisi berpangkat AKBP berinisial BS (65), polisi terus mengembangkan kasusnya. Polda Sumsel berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya buat memburu pemasoknya.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Sumarso mengatakan, koordinasi berdasarkan pengakuan tersangka yang membeli barang tersebut dari Jakarta. Dengan begitu akan memudahkan menangkap pemasoknya.

"Kita sudah kontak Polda Metro Jaya untuk memburu pemasoknya. Tersangka ngakunya dapat dari Jakarta," kata Sumarso, Selasa (26/4).

Polisi juga masih memeriksa tersangka buat mengetahui jaringan di belakangnya. Mereka khawatir BS disokong atau bagian dari sebuah jaringan perdagangan senjata, sehingga diduga pelaku lain masih berkeliaran.

"Kita takutkan itu dilakukan berkelompok. Kita dalami lagi," tutup Sumarso.

BS ditangkap Polda Jambi di rumahnya di Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (24/4). Saat kediamannya digeledah, ditemukan peluru berbagai jenis sebanyak 2.805 butir. Polisi juga menemukan sarung senjata api laras panjang dan pedang ukuran panjang dari rumah itu.

Kasus ini terungkap setelah Polresta Jambi mendapatkan informasi dari Polresta Palembang, yang menemukan satu paket berisi ribuan butir peluru kaliber sembilan milimeter dan dua pucuk senpi di Palembang, Jumat (22/4) lalu.

Paket itu berisi 50 butir amunisi buatan Amerika Serikat jenis IK kaliber 30,06 milimeter, 2500 butir amunisi buatan Pindad kaliber 9x19 milimeter, 950 butir amunisi buatan Amerika Serikat jenis US Carabine kaliber 30 milimeter, dan 400 butir amunisi buatan Pindad jenis P2 kaliber 7,62x45 milimeter.

Sedangkan dalam penggerebekan di rumah tersangka di Jambi, polisi menemukan barang bukti 1.858 butir amunisi. Di antaranya seribu butir amunisi buatan Pindad jenis 30.08 kaliber 7,62x51 mm, amunisi buatan Pindad jenis C.223 kaliber 5,56x45 mm sebanyak 400 butir, dan 450 butir amunisi buatan Italia kaliber 9x21 mm. Ada juga tujuh butir amunisi gas kaliber 20 mm, dan amunisi penabur jenis GA.12 sebanyak satu butir, serta satu pucuk Magazen GZ Karel Gustaf.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP