Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BURT: Fasilitas menteri semua baru, DPR ganti kasur saja ribut!

BURT: Fasilitas menteri semua baru, DPR ganti kasur saja ribut! Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Roem Kono menegaskan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk pembelian kasur di rumah dinas para anggota Dewan masih wajar. Dia pun mencontohkan para menteri yang baru dilantik langsung mendapatkan semua fasilitas anyar saat pindah ke rumah dinas.

"Menteri baru dipilih rumahnya pun dikosongkan, semuanya diganti yang baru. Termasuk kasur-kasurnya. Ya (rumah dinas anggota DPR) sekarang sudah ditiduri sama anggota yang lama. Masak orang baru masuk, kasurnya gak boleh diganti?" kata Roem di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/8).

"Jangan melihat DPR-nya saja, ini nggak seberapa cuma karena 500 orang saja. Tapi menteri-menteri semua disiapin, rumahnya dibongkar semua, dibikin bagus, diganti semua, kita cuma ganti kasur saja ribut-ribut. Kalau ada korupsinya silakan saja ditangkap. Begitu yang penting," ujarnya.

Politikus Golkar ini menjelaskan, pengadaan kasur baru di tiap rumah dinas anggota DPR diperuntukkan apabila ada anggota DPR yang baru terpilih dan menempati rumah dinas. Roem sendiri mengaku tidak membutuhkan kasur yang baru karena bukan anggota DPR yang baru terpilih.

"Tapi karena saya terpilih lagi saya nggak mau diganti kasurnya. Karena saya tempati situ lagi. Benar kan? Saya nggak mau diganti kasurnya karena saya terpilih lagi. Tapi seandainya dipindah rumah saya minta ganti kasur. Kasur kan yang tiduri kita, nanti kita kena gatal-gatal," katanya.

Walaupun begitu, dia tidak mengetahui apakah nantinya dalam proses pengadaan kasur tersebut akan dilakukan secara transparan. Pasalnya, kata dia, hanya Setjen DPR yang mengetahuinya. "Itu jadi domain kesetjenan. DPR tidak atur-atur kasur," tandasnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP