Bupati Sukoharjo Marahi PKL yang Langgar Jam Operasional PPKM
Merdeka.com - Penerapan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendapatkan penentangan dari sebagian pedagang. Terutama untuk pedagang kaki lima (PKL) yang mulai membuka lapaknya malam hari. Mereka tidak terima jam operasional dibatasi hanya hingga sampai pukul 19.00 WIB. Padahal mereka baru membuka Lapaknya mulai pukul 17.00 atau 18.00 WIB.
Video aksi penolakan para PKL tersebut bahkan sempat viral di sejumlah media sosial. Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya yang terjun untuk melakukan penertiban bahkan sempat mendapatkan protes keras dari warga. Bahkan adu mulut sempat terjadi antara PKL dengan orang nomor satu di 'Kota Makmur' itu.
Video itu diunggah di Instagram oleh pemilik akun @ndorobeii. Dalam waktu kurang dari 5 jam usai diunggah, video itu mendapatkan ribuan komentar maupun tanda suka dari netizen.
Dalam video itu terlihat Wardoyo tengah melakukan razia bersama tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka menemukan sebuah warung makan yang melanggar jam operasional selama PPKM. Diduga warung tersebut berada di jalan protokol kabupaten, tidak jauh dari kantor bupati.
Wardoyo dan timnya lantas menegur pedagang itu. Bukannya menurut, pedagang itu malah memprotes kebijakan bupati dengan teriakan. Pedagang itu juga menentang dengan mengatakan tidak takut dengan petugas.
"Saya tidak takut manusia, nek (kalau) aku lapar sopo sing (siapa yang) tanggung jawab," ujar salah satu pedagang.
Pria dalam video tersebut memilih tetap berjualan untuk mempertahankan hidup, meski melanggar ketentuan PPKM yang membatasi jam operasional warung makan hingga maksimal pukul 19.00 WIB.
Ia juga mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sosial selama pandemi Covid-19. Dia beberapa kali menumpahkan kemarahannya dengan memukul meja dengan alat masaknya.
Sementara itu Wardoyo terlihat beberapa kali membalas kata-kata pedagang dengan nada tinggi. "Ini soal aturan," ucapnya kencang.
Dalam video lainnya yang beredar di sejumlah grup WhatsApp, Wardoyo juga sempat memarahi orang-orang yang merekam kejadian itu.
Dihubungi wartawan, Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu, dikatakannya, terjadi di salah satu pusat kuliner yang berada di kawasan City Walk, Dompilan, Sukoharjo.
"Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Sukoharjo sudah membatasi jam operasional pedagang hingga pukul 19.00 WIB selama PPKM. Ternyata masih ada pedagang yang melanggar," katanya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya