Bupati Lumajang sesumbar tutup seluruh tambang pasir ilegal
Merdeka.com - Kasus penganiayaan yang menimpa Salim Kancil dan Tosan menyedot perhatian khalayak. Pasalnya, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu menolak dengan keras aktivitas penambangan pasir liar di Desa Awar-Awar, Kecamatan Pasiran, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Alhasil, Salim meregang nyawa dengan luka disekujur tubuhnya pasca dikeroyok sekitar 40 orang pro penambang.
Sayangnya, pasca kematian Salim Kancil, Bupati Lumajang baru merespon terkait praktik penambangan ilegal yang kerap terjadi di wilayahnya. Ia sesumbar bakal menutup seluruh aktivitas tambang pasir yang tidak mengantongi izin. Bahkan, As'at mengaku akan melibatkan aparat kepolisian saat penertiban dilakukan.
"Sudah berkoordinasi dengan Kepolisian dan dalam waktu dekat akan menutup," ujar As'at di Pemkab Lumajang, Selasa (29/10).
Sebelumnya As'at juga sempat menemui barisan demonstrasi Aliansi Damai untuk Lumajang (Adil) di depan kantornya. Dalam pertemuan tersebut Bupati yang baru dilantik April silam ini berjanji pula akan mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar membekukan kegiatan penambangan pasir ilegal.
"Kalau Pak Bupati statement akan melakukan segala aktivitas tambang pasir dan akan ke Pemprov untuk meminta Pemprov untuk menutup. Soalnya dari keterangan pak bupati perizinan hak pasir itu sudah diambil alih oleh Pemprov," ujar Koordinator Lapangan Adil, Lutfia Amerta Sanjiwani.
Sebelumnya Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursydan Baldan mengaku sudah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya soal penambangan liar tersebut. Menurut Ferry, kasus penambangan di Lumajang itu tidak bisa dilihat hanya dari segi kriminalnya. Oleh sebab itu, Ferry mengusulkan agar penambangan itu dibekukan. Sehingga pemda tidak hanya mengejar dan berorientasi pada pendapatan daerah semata, tetapi juga harus mempedulikan lingkungan sekitar.
"Ini saya bilang memang kewenangan di desentralisasi bagaimana kaitan dengan LHK bisa tapi dalam kasus ini tidak bisa hanya dikriminal lagi tapi di-hold. Supaya orang tahu dalam hal apapun menghasilkan PAD ada orang yang terkorbankan nyawanya," jelasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya