Bupati Klaten ditangkap, Ganjar minta KPK 'buka cabang' di daerah
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Sri Hartini yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (30/12) pagi. Bupati Klaten diciduk terkait kasus dugaan suap sebesar Rp 2 miliar.
Ganjar berharap KPK 'buka cabang' dan menempatkan petugasnya di daerah untuk mencegah terjadinya praktik tindak pidana korupsi.
"Kayaknya kita mesti 'pinjem' orang KPK untuk kita taruh di seluruh kabupaten/kota, termasuk provinsi," kata Ganjar seperti dilansir Antara di Semarang.
Ganjar mengaku terkejut mendengar kabar penangkapan Bupati Klaten Sri Hartini. "Saya belum dengar, kalau benar terjadi berarti kita tidak pernah belajar karena beberapa waktu lalu (terjadi OTT) di Kebumen," ujarnya.
Menurut Ganjar, penangkapan Bupati Klaten menjadi pukulan telak bagi Provinsi Jateng. Apalagi kasus dugaan suap tersebut terkait mutasi jabatan.
"(Jika benar suap terkait mutasi jabatan) itu lebih parah lagi, sekarang Jateng lagi coba seleksi terbuka untuk berkompetisi, itu berarti memalukan," katanya.
Ganjar berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah di 35 kabupaten/kota guna pengarahan terkait pencegahan berbagai praktik tindak pidana korupsi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya