Bupati berang disebut paling bodoh se-Indonesia di Facebook

Reporter : Dedi Rahmadi | Kamis, 7 Februari 2013 16:07




Bupati berang disebut paling bodoh se-Indonesia di Facebook
Facebook. © Dawn.com

Merdeka.com - Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid Batara berang disebut bupati paling bodoh se-Indonesia seperti dituliskan warganya dalam jejaring sosial Facebook. Syamsudin pun mengadukan penghinaan Budiman ke kantor polisi.

Akibat komentarnya di Facebook itu, Budiman (37), guru SMP Negeri Ma'rang, Pangkep, Sulawesi Selatan, harus berurusan dengan Polres Pangkep.

Budiman mengomentari foto almarhum Syafruddin Nur. "Sbg bupati yg selalu di kenang (Syafruddin Nur),tdk seperti bupati sekarang (Syamsuddin A Hamid) bupati terbodoh di indonesia,".

Kabid Humas Polda Sulsel, AKBP Endi Sutendi mengatakan pihak Polres Pangkep menerima laporan pengaduan Bupati Pangkep Syamsuddin pada hari Senin (4/2). "Prosedurnya, ketika ada laporan kami langsung proses. Kemudian, diamankan lah si Budiman ini oleh Polres Pangkep," kata Endi saat dihubungi merdeka.com, Kamis (7/2).

Menurut Endi, perbuatan Budiman sudah memenuhi unsur penghinaan. Budiman ditahan sejak Selasa (5/2). "Yang bersangkutan masih ada di Polres Pangkep," kata dia.

Budiman terancam dijerat Pasal 27 Ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. Selain itu, Budiman dikenakan Pasal 207, 208, dan 209 KUHP tentang Tentang kejahatan terhadap penguasa umum.

Endi menjelaskan, sebenarnya ketua DPD II Partai Golkar itu sudah memaafkan secara pribadi. Namun beberapa hari yang lalu, ada pendukung bupati yang menuntut Budiman untuk dihukum. "Makanya jajaran Polres Pangkep mengamankan yang bersangkutan," jelas dia.

Endi menuturkan, pihak keluarga meminta Budiman untuk ditangguhkan. Menurut dia, Kapolres Pangkep AKBP Deni Hermana akan menuruti permintaan pihak keluarga guru tersebut. "Tadi pagi kapolres Pangkep mengatakan pihaknya akan menangguhkan Budiman hari ini," ujar dia.

Menurut Endi, pertimbangan penangguhan tersebut karena status Budiman sebagai pengajar dan bertanggung jawab atas perbuatannya. "Statusnya kan sebagai seorang guru, lagi pula keduanya sudah saling memaafkan," kata dia.

[ded]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kriminal

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Wow, konvoi Ferrari Surabaya-Malang bikin ngiler
  • JK soal payung hukum Tim Independen: Tidak semua pakai Keppres
  • Larangan jual minuman alkohol di minimarket dianggap revolusi mental
  • Di tahun 2015, apakah smartphone Android wajib pasang antivirus?
  • Satu korban longsor Jemblung Banjarnegara kembali ditemukan
  • Menko Polhukam sebut Jokowi belum siapkan calon kapolri baru
  • Ribuan siswa di Sukoharjo dikerahkan untuk sambut Jokowi
  • Bersiaplah Indonesia, 2PM akan gelar sebuah konser super spesial!
  • 4 Mitos seputar kecantikan rambut harus berhenti dipercayai
  • Ahok minta Bank DKI pasang ATM sampai ke setiap RW
  • SHOW MORE