Bupati Ade Yasin Tuding Tambang Liar jadi Biang Banjir Bandang
Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin, meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Kedaung, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (19/5). Dia menuding aktivitas tambang liar di sekitar permukiman warga jadi pemicu terjadinya banjir bandang pada Senin (17/5) malam.
Kata dia, aktivitas tambang pasir dan batu (galian C), menyebabkan pendangkalan di Sungai Cidangder, sehingga tidak mampu menampung debit air saat terjadi hujan lebat di kawasan yang terdiri dari gunung dan bukit tersebut.
"Saya minta kepala desa, kapolsek dan danramil melaporkan soal aktivitas tambang liar yang menyebabkan pendangkalan sungai ini. Soalnya mereka tidak berizin dan aktivitas tambangnya juga juga tidak jelas dan pasti merusak ekosistem," tegas Ade Yasin.
Ade juga memastikan, Pemkab Bogor berusaha memenuhi kebutuhan warga, seperti pakaian, makanan dan obat-obatan. "Kita sudah siapkan juga tenaga medis di posko yang sudah didirikan," kata Ade.
Hasil assesment BPBD Kabupaten Bogor, banjir bandang terjadi di tiga desa. Yakni Desa Rengasjajar, Desa Tegallega dan Desa Batu Jajar. Menurut informasi, dampak akibat banjir bandang paling parah terjadi di Desa Tegallega.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hasan mengungkapkan, di Desa Rengasjajar ada 257 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan enam rumah rusak sedang dan dua rumah rusak berat.
Sementara di Desa Batujajar, 100 KK terdampak di mana 10 rumah rusak ringan dan dua rumah rusak sedang. "Tegallega agak parah. Ada 116 KK terdampak, 111 rusak ringan dan empat rusak berat," kata Yani Hasan.
Sehingga, total 473 KK terdampak di desa tersebut, dengan 1.898 jiwa terdampak. "Ada yang mengungsi sementara ke saudara yang jauh lebih aman," kata Yani.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya