Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buntut bentrok 2 ormas di Bali, 18 orang ditahan polisi

Buntut bentrok 2 ormas di Bali, 18 orang ditahan polisi bentrokan di luar lapas kerobokan. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Bentrok dua ormas, Baladika dan Laskar Bali di Denpasar, Kamis malam (17/12) mengakibatkan empat orang tewas. Diduga keempat korban ini berasal dari ormas Baladika. 18 orang ditahan terkait peristiwa ini.

"Kita sudah lakukan penyidikan, sejauh ini sudah ada yang kita tahan. Ada 18 orang ditahan, 10 orang di Polres Badung dan 8 orang di Polresta Denpasar," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Anak Agung Made Sudana, Jumat (18/12).

Polisi hingga kini mengawasi ketat kedua ormas besar ini, kendati nota kesepakatan damai telah ditandatangani kedua pihak.

"Kita akan terus pantau. Seperti yang anda lihat tadi mereka telah sepakat menandatangani kata damai. Kalau ada peristiwa terulang lagi, kita lihat saja," kata Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto di Mapolda Bali.

Dia juga tidak menyangka bahwa akibat bentrok kedua ormas terbesar di Bali ini membuat warga cemas. Bahkan diakuinya dalam keributan dua ormas ini menimbulkan empat orang korban jiwa dan beberapa luka-luka.

"Ada empat yang meninggal, keributan di Lapas dan di Jalan Teuku Umar," akunya yang tidak menyebut dari pihak mana korban meninggal.

Informasi yang berkembang, keempat korban meninggal ini dua orang narapidana Lapas Kerobokan yang merupakan anggota Baladika, dan dua orang lagi di Teuku Umar yang juga anggota Baladika.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP