Bule Asal Italia di Bali Dicekik dan Dibanting hingga Patah Kaki
Merdeka.com - Warga negara Italia bernama Federico Gioli (47) dianiaya hingga mengalami patah tulang kaki kiri. Pelaku bernama I Putu Arya Wijaya (26) ditangkap polisi pada Selasa (27/4). Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Gatra menuturkan, peristiwa tersebut terjadi lantaran pelaku emosi dengan perkataan korban.
"Sampai saat ini, korban masih merasakan sakit di dadanya, selain itu ada bekas luka lecet pada lutut sebelah kanan, luka lecet di siku dan merasakan lutut kirinya patah," kata Gatra kepada wartawan, Rabu (28/4).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Camplung Tanduk Nomor 200X 12, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (25/4).
Saat itu pelapor bernama I Gusti Ngurah Arya Gamparich mendapat kabar bahwa korban telah dianiaya oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal.
Kemudian pelapor menuju TKP untuk mencari tahu kebenaran informasi yang disampaikan korban. Saat sampai di rumah korban, pelapor mendapat informasi dari korban, awalnya ada truk di depan toko yang akan mengangkut puing-puing bangunan milik korban.
Kemudian, datang pelaku naik sepeda motor dan tidak bisa lewat. Lalu seorang saksi bernama Sahrawi meminta maaf kepada pelaku, lantaran truk yang memenuhi badan jalan.
Namun menurut saksi, pelaku terlihat kesal karena tidak bisa lewat dan mengetahui jika sopir truk itu menunggu di jalan atas suruhan korban. Maka pelaku mencari korban yang saat itu berdiri di depan pintu bersama saksi Agus Hermawadi.
Kemudian, pelaku menarik kerah baju korban dengan keras sehingga korban terlempar dan menabrak tembok. Pelaku kemudian mencekik dan membanting tubuh korban ke aspal. dan setelah puas pelaku meninggalkan korban. Korban kemudian diantar ke RS Siloam untuk berobat.
Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku kesal karena ada truk yang berhenti cukup lama di jalan yang akan dilewati.
Kemudian setelah mengetahui kalau truk itu berhenti di jalan untuk mengangkut puing-puing milik korban, maka pelaku mencari korban. Karena mendengar korban bicara 'f**k', pelaku kesal dan menarik kerah baju korban dengan kedua tangannya sehingga korban terjatuh menabrak tembok. Lalu pelaku mendengar lagi kalau korban mengulangi perkataannya tersebut.
"Kemudian pelaku tambah kesal dan kemudian mencekik leher korban dari belakang dan kemudian membantingnya ke aspal," ujar Kompol Gatra.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya