Buku Century Misbakhun, SBY tanya nasibnya jika Boediono ditangkap
Merdeka.com - Politikus Golkar Mukhamad Misbakhun meluncurkan buku 'Sejumlah Tanya Melawan Lupa, Mengungkap 3 Surat SMI kepada Presiden SBY'. Dalam buku itu, diungkap sisi lain kasus Century yang menyeret nama Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo sudah membaca buku karya koleganya itu. Yang menarik perhatiannya, yakni mengenai percakapan antara SBY dan Yusril Ihza Mahendra tentang Boediono yang terbelit Century.
"Halaman 154 ada dialog menarik Yusril dengan SBY, Pak SBY bilang sama Yusril apakah saya bisa dilantik kalau Boediono ditangkap (kasus Century). Yusril bilang tidak bisa," kata Bambang saat pelucuran buku karya Misbakhun di Hotel Century, Jakarta, Rabu (19/8).
Kendati demikian, dia menduga Susilo Bambang Yudhoyono mengetahui kasus bailout Bank Century. Sebab, kasus tersebut untuk mempertahankan kekuasaan partai Demokrat dalam pemerintahan saat ini.
"SBY bilang tidak pernah dilaporkan, bohong besar, ambisi sebuah partai untuk mempertahankan kekuasaan. Yang kami kejar kasus ini harus dibongkar karena kasus ini untuk mempertahankan kekuasaan selanjutnya," ujar dia.
"Persidangan Budi Mulya dalam dakwaannya berulang sebut Miranda, Sri Mulyani, dan Boediono dari dakwaan disebut dalam pengadilan pasti tak akan lari," sambung dia.
Lanjut dia, Sri Mulyani dengan tegas hanya mau bertanggungjawab atas dana talangan Rp 632 miliar layaknya klaim Gubernur BI kala itu Boediono. Jika demikian, Bambang mempertanyakan dari mana legalitas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta kepada BI dana khas lebih dari direkomendasikan hingga membengkak menjadi Rp 2,5 triliun.
"Dari mana pula orang-orang BI berani mengeluarkan uang khas triliunan rupiah dari gudang bank sentral saat itu," jelasnya.
Selanjutnya, kata dia, seluruh pihak pada akhirnya melaporkan kepada Jusuf Kalla bahwa dana talangan sebesar Rp 2,5 triliun telah raib ditarik deposan besar Bank Century. Hal ini membuat Jusuf Kalla kaget dan marah dan memerintahkan Polri menangkap pemilik Bank Century Robert Tantular.
"Nyatanya reaksi Jusuf Kalla tidak menghentikan pencairan dana talangan di angka Rp 2,5 triliun, melainkan angkanya terus bertambah hingga menjelang pemilu legislatif 2009 hingga pascapemilu presiden Juni 2009. Sehingga angka dana talangan mencapai Rp 6,7 triliun," tukas dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya