Bukit bergeser mau longsor, 500 warga Tlaga Banjarnegara ngungsi
Merdeka.com - Sekitar 500-an warga Dusun Slimpet yang berada di Desa Tlaga Kecamatan Pungelan, Banjarnegara, Jawa Tengah dievakuasi dari tempat tinggal mereka ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan setelah adanya potensi longsor yang bisa menimpa 157 keluarga yang berada di bawah tebing berketinggian sekitar 200 meter.
"Mereka diungsikan ke Bangunan SD 3 Tlaga yang aman dari ancaman longsor. Hujan yang deras dan terus menerus mengguyur sini dan ternyata ada sejumlah titik yang retak. Tadi pagi sebenarnya sudah ada pergeseran tanah," ujar Kepala Desa Tlaga, Slamet, Selasa (16/12).
Pergerakan tanah di dusun Slimpet pada awalnya terlihat sejak tahun lalu. Setiap musim hujan, tanah selalu bergerak dan menyebabkan retakan semakin lebar.
"Karena itu, warga selalu khawatir jika musim hujan tiba," kata dia.
Meski ancaman bahaya longsor kerap mengintai, mayoritas warga setempat tak ingin relokasi. Bahkan, penduduk setempat meminta penanganannya dengan cara membuat bronjong dan membuat drainase di wilayah tersebut.
"Jika air tidak tertahan dan jalan, semoga ini akan menjadi solusi," kata Slamet.
Sementara ini, warga harus menempati pengungsian dengan kondisi seadanya. Sebab, belum ada satupun bantuan yang masuk ke wilayah itu. Ia mengungkapkan, pihaknya telah melaporkannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Peristiwa ini bisa menambah panjang daftar bencana longsor di wilayah Kabupaten Banjarnegara.
Sebelumnya, bencana longsor melanda Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar yang mengakibatkan sekitar 108 orang tertimbun longsor. Sebelumnya longsor juga terjadi di Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu, kemudian Desa Karangtengah Kecamatan Wanayasa yang membuat warga mengungsi ke tempat yang aman. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya