Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan 'sapi perah', Dirut Pertamina sangkal beri THR ke DPR

Bukan 'sapi perah', Dirut Pertamina sangkal beri THR ke DPR Karen Agustiawan diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina Galaila Karen Kardina, menampik tudingan pernah memberikan uang 'Tunjangan Hari Raya' kepada beberapa anggota Komisi VII DPR membidangi energi. Bahkan, dengan emosional dia menyatakan Badan Usaha Milik Negara itu tidak bakal pernah menjadi 'sapi perah'.

Karen hari ini diperiksa hampir 12 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi menjerat mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam, Waryono Karno. Dia mengaku sudah membeberkan semuanya kepada penyidik.

"Saya ingin tegaskan kepada wartawan yang hadir hari ini, tidak sepeser pun uang saya berikan THR kepada Komisi VII," kata Karen dengan emosional kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/1).

Namun demikian, Karen enggan menjelaskan apakah dia pernah diminta oleh mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini, memberikan setoran uang buat membayar 'THR' kepada beberapa anggota Komisi VII DPR.

Bahkan, dengan menggebu-gebu dia menyatakan perusahaan pelat merah itu tidak bakal menjadi sapi perah para politikus. Dia juga enggan menjelaskan soal ancaman pemecatan jika dia tidak mengabulkan permintaan THR itu.

"Selama saya menjadi Dirut Pertamina itu tidak akan terjadi. Dan BUMN tidak akan menjadi sapi perah selama saya menjadi direktur utama," ujar Karen dengan lantang. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP