Budi Waseso sebut tidak sulit ringkus aparat TNI pemadat
Merdeka.com - Sejumlah anggota TNI AD tertangkap tangan menyimpan narkoba berbagai jenis sabu dan ekstasi dalam penggeledahan yang dilakukan Tim Yonintel Kostrad dan POM Kostrad Asintel Kaskostrad di Perumahan Kostrad Tanah Kusir, Jalan Darma Putra, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/2).
Kepala Badan Narkotika (BNN), Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, butuh komitmen bersama agar aparat benar-benar bersih dari kejahatan narkoba. Sejauh ini, Budi mengaku banyak pemasok narkoba yang menargetkan aparat sebagai pemakainya.
"Secara umum anggota TNI, polisi dan BNN juga banyak yang pakai tetap pemasok macam-macam. Ini butuh komitmen bersama bagaimana aparat bersih dan tidak terlibat," kata Budi usai menghadiri sebuah diskusi di Grand Sahid, Jakarta, Senin (22/2).
Keterlibatan anggota TNI dalam kejam kejahatan narkoba baik sebagai pemakai maupun bandar sering kali terdengar. Mantan Kabareskrim ini mengatakan BNN tidak mengalami kendala maupun halangan untuk mengungkap jaringan meski yang terlibat adalah anggota TNI.
"Tidak ada kesulitan. Yang ada juga kita bangun komitmen bersama. Saya kira gak masalah," kata Budi.
Kerja sama TNI dan BNN dalam memberantas narkoba dibuka oleh Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo. Gatot memberikan kewenangan bagi BNN untuk menyelidiki keterlibatan anak buahnya dalam kasus narkoba.
Menurut dia, kewenangan ini sudah dipergunakan sebaik-baiknya oleh BNN selama ini. Gatot, kata dia akan menindak tegas anggota TNI yang terlibat dalam kejahatan narkoba.
"Panglima sangat concern dan bahkan beliau sudah kerja sama dengan kita untuk periksa anggota TNI. Dia akan tindak tegas bila ditemukan oleh kita ada aparat TNI yang terlibat," pungkas Budi.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya