Budi Waseso minta paslon maju Pilkada ikut kampanyekan anti narkoba
Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso meminta kepada setiap pasangan calon yang maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2017, turut mengampanyekan program penanggulangan penyalahgunaan narkotika. Sebab Budi menilai, saat ini tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
"Salah satu nanti yang harus dikampanyekan oleh setiap kandidat pasangan calon itu, program mereka terhadap penyalahgunaan narkotika atau penanggulangan narkotika, karena ini sudah menjadi perintah presiden. Jadi nanti ada yang kita lihat dia menyampaikan program dia penanggulangan narkoba," kata Budi usai memimpin apel luar biasa dalam rangka penciptaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) di Alun-Alun Purbalingga, Senin (10/10).
Meski begitu, Budi menyatakan hingga saat ini belum melihat hasil tes penyalahgunaan narkotika yang dilakukan saat tes kesehatan pasangan calon yang akan berlaga dalam Pilkada serentak tahun 2017. "Belum selesai (hasil tes narkotika). Manakala ada keraguan akan kita panggil ulang untuk tes ulang. Jadi betul-betul harus clear," ucapnya.
Jenderal bintang tiga ini mengemukakan, uji tes narkotika yang paling membutuhkan waktu untuk pasangan calon yang akan berkompetisi dalam pilkada adalah dengan tes rambut. Karena dalam tes narkoba melalui sampel rambut memerlukan waktu yang relatif lebih lama.
"Khusus tes rambut, ada lima tahap yang harus dilalui. Itu memerlukan waktu relatif lebih lama. Kalau jumlahnya rambut secara gram-nya kurang, maka diperlukan tes ulang," ujarnya.
Budi Waseso yang hadir khusus di Purbalingga dalam rangka pemecahan rekor tes urine untuk penanggulangan narkotika terbanyak di Indonesia tersebut, mengaku tertarik dengan agenda tersebut. Ia berjanji akan menularkan gerakan yang dipelopori Bupati Purbalingga tersebut agar bisa ditiru oleh kepala daerah lainnya di Indonesia.
"Ini jadi pilot project, karena baru ada di Indonesia dimana kepala daerahnya mendeklarasikan Gerakan Purbalingga Bersih Narkoba, dengan mengajak seluruh anak buahnya dan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan," katanya.
Dalam agenda apel luar biasa Pencanangan Purbalingga Bersih dari Narkoba, Budi Waseso mengukuhkan kader pegiat anti narkoba yang dilanjutkan dengan tes urine massal, melibatkan 4.038 peserta di Alun Alun Purbalingga. Dari total tersebut, 3 ribu merupakan pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten dari dinas-dinas hingga kelurahan sedangkan 1.038 lainnya merupakan kader pegiat anti narkoba Purbalingga.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya