Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Budi Gunawan kaji diperbolehkannya BIN tangkap & tahan teroris

Budi Gunawan kaji diperbolehkannya BIN tangkap & tahan teroris Budi Gunawan jadi Kapolri. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kepala Badan Intelijen Negara (Sutiyoso) pernah mengusulkan agar intelijen diberikan wewenang lebih untuk bisa menangkap dan menahan terduga pelaku terorisme.

Calon Kepala BIN Budi Gunawan mengaku belum akan memutuskan apakah akan melanjutkan usulan dari Sutiyoso tersebut. Dia hanya menyatakan akan terlebih dahulu melakukan pengkajian secara mendalam terkait usulan dari Sutiyoso yang akan segera ia gantikan tersebut.

"Tentu itu semua akan menjadi bahan masukan kita, khususnya untuk saya. Kita akan kaji secara mendalam. Kami mohon diberi kesempatan untuk konsolidasi dulu ke dalam," kata Budi Gunawan usai mengikuti uji kelayakan calon Kepala BIN di DPR, Rabu (7/9).

Sebelumnya, Sutiyoso mengatakan usulan tersebut diharapkan dapat dimasukkan ke dalam UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme.

Dalam rapat dengan Komisi I DPR, Senin (29/2) lalu, Sutiyoso mengklaim Komisi I DPR dapat memaklumi alasan BIN meminta kewenangannya diperluas tersebut. Namun, saat itu, kata dia, BIN menjelaskan menginginkan dapat menangkap terorisme hanya untuk menggali informasi.

"Seperti yang diusulkan dalam undang-undang itu. Bukan menangkap. Tapi kami mau memanggil orang gitu untuk mendalami sebuah informasi, kami kan perlu memanggil orang. Itu saja. Bukan menangkap seperti pekerjaan polisi

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP