Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buaya 4 meter di Kukar mati usai ditangkap pakai ekskavator

Buaya 4 meter di Kukar mati usai ditangkap pakai ekskavator buaya 4 meter di Kukar mati usai ditangkap warga. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Buaya meresahkan dengan panjang sekira 4 meter, yang sering menampakkan diri berjemur di area sungai Gelendrong, Handil, kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berhasil ditangkap warga. Namun sayang, buaya itu akhirnya mati.

Warga Handil, memang diresahkan dengan kemunculan buaya itu. Terlebih lagi, September 2017 lalu, seorang warga tewas mengenaskan usai diterkam buaya.

Buaya berukuran besar yang kerap terlihat berjemur itu, akhirnya berhasil ditangkap Rabu (24/1), setelah warga memancingnya dengan umpan seekor ayam, dan memasukkannya ke dalam bucket ekskavator.

"Jadi umpan itu dimasukkan, diikat dalam bucket lalu dimasukkan ke dalam dasar sungai," kata Fadli (40), warga Handil yang juga pekerja sebuah perusahaan di Muara Jawa, kepada merdeka.com, Jumat (26/1) sore.

Umpan ayam itu pun berbuah hasil. Buaya terpancing dan menyambar ayam. Namun setelah naik ke atas bucket, diduga buaya itu terluka tertusuk baja tajam bucket.

"Buaya itu kemudian diangkat ke darat. Nah setelah ke darat, baru bucket itu melukai buaya itu, supaya tidak melarikan diri," ujar Fadli.

Ukurannya yang cukup besar, mengejutkan warga. Lama-kelamaan, buaya itu akhirnya mati dengan luka-luka yang dideritanya. Pascakematian buaya itu, warga justru khawatir. Apalagi kalau bukan urusan aroma mistis, dan dikhawatirkan adanya aksi balasan kawanan buaya lainnya.

"Tapi ini malah masyarakat (balik) menyayangkan penangkapan buaya itu. Warga takut berkaitan dengan mistis, yang percayai takut berkaitan dengan mistis. Karena buaya mati dibunuh, maka buaya lainnya melakukan pembalasan," terang Fadli.

Namun demikian, lanjut Fadli, muncul kabar lain di tengah warga, bahwa buaya itu, selain terluka juga mati akibat diracun. "Setelah mati, baru dikubur pakai ritual. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa setelah buaya itu mati," demikian kata Fadli.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP