Buat daftar sekolah, ratusan orang tua geruduk Disdukcapil Tangsel
Merdeka.com - Ribuan warga Tangerang Selatan diperkirakan akan mendatangi Posko Help Desk Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (7/7).
Sampai pagi ini pukul 10.04 WIB, sudah ada 190 orang mendaftar untuk melakukan biodata WNI ini. Mereka berharap saat ini juga Disdukcapil Tangerang Selatan menerbitkan NIK putra-putrinya untuk keperluan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) yang akan berakhir hari ini.
"Iya ini hari terakhir PPDB, tapi tidak bisa login karena NIK anak saya tidak muncul saat dicek," ucap Umar Said warga Ciputat Timur.
Dia mengaku kesal dengan kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Tangsel dengan menerapkan sistem zonasi pada PPDB kali ini.
"Ini enggak jelas, orang malah dipersulit dengan sistem ini, tahun-tahun sebelumnya kan tidak begini," ketusnya.
Diterangkan Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota Tangsel, Heru Sudarmanto, pendirian Posko Help Desk ini untuk melayani masyarakat yang terkendala dengan sistem online di Dindikbud Tangsel.
"Ini karena ada masalah di sana, untuk itu kami bantu masyarakat dengan help desk ini," kata Heru.
Nantinya setiap pemohon biodata WNI akan menerima biodata WNI yang tertulis NIK dan nomor KK baru.
"Setelah ini kami minta orang tua untuk mengurus KK baru, dari yang sebelumnya ditandatangani camat kini di tandatangani oleh Kadis Dukcapil Tangsel," jelasnya.
Diperkirakan jumlah pemohon biodata WNI untuk PPDB ini akan terus membeludak, pasalnya hari ini adalah hari terakhir PPDB online bisa dilakukan.
"Kami prinsipnya melayani sampai pentupan PPDB online di Dindikbud Tangsel karena kabarnya hari ini adalah terakhir," kata dia.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya