Buang 7 Karung Kulit Durian ke Sungai Musi, 2 Warga Palembang Ditangkap
Merdeka.com - Dua warga Palembang ditangkap tim gabungan karena membuang tujuh karung kulit durian ke Sungai Musi. Mereka pun terancam pidana penjara tiga bulan atau denda Rp50 juta.
Aksi mereka terekam video warga saat melintas di Jembatan Musi IV Palembang, Minggu (12/1) malam. Pelaku mengeluarkan satu per satu karung durian dari mobil angkot lalu melemparkannya ke sungai.
Video itu pun viral di media sosial dan pelaku diburu petugas. Petugas dari Satpol Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan Satlantas Polrestabes Palembang, mengamankan dua pelaku, Harianto (31) dan Ade Rio (28). Mereka berperan membuang kulit durian dari atas jembatan ke Sungai Musi.
Dari pengembangan, petugas memanggil pemilik angkot bernama Nepri dan pesuruh membuang kulit durian, Adi Julianto. Semuanya kini masih menjalani pemeriksaan di kantor Satpol PP Palembang.
Kasatpol PP Palembang GA Putra Jaya mengatakan, mereka ditangkap berkat video yang viral di media sosial. Di situ nampak jelas angkot jurusan Sayangan-Lemabang yang digunakan pelaku dengan nomor polisi BG 1142 ZQ dan nomor lambung 085.
"Tadi siang kedua pelaku yang eksekusi, yakni sopir dan kernet angkot kami amankan, kemudian pemilik angkot dan orang yang menyuruh membuang kulit durian," ungkap Putra, Senin (13/1).
Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dikenakan Pasal 55 Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2015 tentang larangan pembuangan sampah dengan ancaman kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak sembarang membuang sampah.
"Mereka terutama kedua pelaku akan kita proses agar menimbulkan efek jera bagi yang lain. Kita akan jadwalkan sidang yustisi untuk mengadili mereka," ujarnya.
Sementara Haryanto mengaku disuruh Adi Julianto yang merupakan pegawai toko durian di Pasar Kuto Palembang untuk membuang kulit durian dengan upah Rp20 ribu. Awalnya dia ingin membuangnya di sekitar Pelabuhan Boom Baru namun dilarang warga.
"Kami bingung buang ke mana, akhirnya pilih di Jembatan Musi IV, tidak tahu direkam orang," kata dia.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya