Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Briptu BM tembakan senpi ke mahasiswa Jember karena tersinggung

Briptu BM tembakan senpi ke mahasiswa Jember karena tersinggung Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Brimob, Briptu BM, menembak salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember pada Sabtu dini hari lalu. Dugaan sementara, tembakan itu dilepaskan BM karena tersinggung yang berpangkal dari urusan pribadi.

"Dapat diduga urusan pribadi, dari pemeriksaan awal merasa tersinggung awal merasa tersinggung dan lain sebagainya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/3).

Terkait bagaimana terjadinya penembakan di tempat kejadian, masih terus didalami pihak Propam. "Masih di dalami dan propam masih mendalami," ujarnya.

Diakui jenderal bintang dua ini, BM memang menyalahgunakan senjata api dan tidak tepat sasaran. Namun, untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya pihak Polri terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap BM termasuk saksi-saksi lain.

"Pemeriksaan yang sebenarnya seperti apa, apakah ada pergumulan, apakah ada penggunaan senjata api yang sepihak, yang tidak sesuai dengan ancaman yang dihadapi, ini yang sedang juga diperiksa," ucap dia.

"Bagaimana yang bersangkutan bisa mengeluarkan senpi dan mengenai seorang pengendara sepeda motor dan ternyata seorang mahasiswa," pungkas Boy.

Sebelumnya, kasus penembakan menimpa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, Dedi, terjadi Sabtu (11/3) dini hari kemarin. Saat itu korban membonceng Brigadir RAG, melihat ada dua mobil berjalan dengan beriringan kecepatan tinggi.

Korban dan Brigadir RAG mengejarnya, hingga tepat di depan Toko Hardis Jalan Sultan Agung, Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menghentikan dua mobil, Suzuki Swift dan Honda Jazz. Ternyata terjadi percekcokan hingga ada suara letusan tembakan, yang akhirnya tembakan itu mengenai Dedi, mahasiswa Unmuh Jember, pada rahang kanan hingga tembus di kepala, dan tewas di lokasi.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Machfud Arifin menjelaskan, pelaku penembakan terhadap seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember adalah seorang polisi. Sekarang, tersangka masih terus menjalani pemeriksaan yang dilakukan Divisi Propam Polda Jawa Timur.

"Pelakunya seorang anggota Brimob," terang Irjen Pol Machfud Arifin, Senin (13/3).

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP