Bripda Nina dikenal jago tembak dan punya fisik bagus
Merdeka.com - Di mata rekan satu tim dalam pasukan Wanteror Gegana Brimob Polda Aceh. Bripda Nina Octoviana (22) merupakan sosok wanita yang tangguh, disiplin dan memiliki kemampuan di atas rata-rata dari rekan-rekannya yang lain.
Justru di mata rekannya saat latihan, Bripda Nina tidak terlihat seperti perempuan. Bahkan bila ada yang melihat saat Bripda Nina latihan bersama rekan setim, bila tidak mengenalnya, tetap mampu mengimbangi fisik dan kemampuan laki-laki.
Kendati demikian, rekan setimnya tetap menghormati hak-hak perempuan. Karena perempuan ada kebutuhan khusus yang berbeda dengan laki-laki. Demikian juga rekan satu tim sudah menganggap menjadi saudara saling menghormati dan menghargai.
Kesan ini disampaikan oleh Panit I Wanteror Sub Detasemen (Subden) I, Bripka Riki Putra A yang selalu bersama dan dia juga yang memimpin Subden I selama latihan. Di mata Bripka Riki, Bripda Nina tidak pernah menyerah dan selalu memiliki semangat yang sama dengan pasukan lainnya semua laki-laki.
"Kemampuannya sangat bagus, menembak, fisik, bahkan fisik kalah laki-laki," kata Bripka Riki Putra A, Jumat (6/2) di Markas Gegana Brimob Polda Aceh.
Bripda Nina sudah bergabung dengan Brimob selama 7 bulan, sebelumnya setelah lulus Polisi Wanita (Polwan) Januari 2014 lalu, kemudian bergabung dalam Brimob Juli 2014. Sedangkan bergabung dalam pasukan Wanteror Gegaba Brimob Polda Aceh baru 5 bulan. Namun Bripda Nina dinilai oleh Bripka Riki sudah pantas menjadi pasukan Wanteror.
"Menurut saya sangat pantas Bripda Nina menjadi pasukan Wanteror, meskipun Brida Nina belum terjun langsung," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Sub Detasemen I Gegana Brimob Polda Aceh, AKP Akmal membenarkan bahwa Bripda Nina secara kemampuan sudah sangat bagus. Bahkan Bripda Nina bila ada aksi teroris atau aksi teror lainnya, sudah siap untuk diterjunkan langsung.
"Meskipun baru 5 bulan bergabung dalam pasukan Wanteror, secara kemampuan Bripda Nina sudah siap tempur, siap terjun langsung," tegas AKP Akmal.
AKP Akmal sendiri selalu memantau perkembangan pasukan Wanteror. Baik secara tim, individunya Bripda Nina sudah siap untuk menghadapi aksi-aksi teror.
"Pasukan ini kerjanya tim, jadi saya menilai secara tim dan juga Bripda Nina sendiri sudah siap diterjunkan kalau ada aksi teror," tutupnya.
Tugas pasukan Wanteror memang dilatih khusus untuk melawan setiap aksi teror. Baik teror bom maupun teror dalam bentuk apapun. Sehingga pasukan ini harus dilatih khusus dengan kemampuan menembak jitu untuk melumpuhkan lawan.
Kecepatan dan ketepatan menjadi motto yang harus pasukan Wanteror pahami. Pasalnya, sedikit saja lengah, pasukan Wanteror ini akan mengancam nyawanya sendiri.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya