Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bripda Dwi Dyah, diledek hingga dimintai nomor HP

Bripda Dwi Dyah, diledek hingga dimintai nomor HP Bripda Dwi Dyah. merdeka.com/rahma

Merdeka.com - Brigadir Dua Dwi Dyah A tidak memperdulikan panas terik matahari Jakarta. Dia berdiri bersama belasan polisi wanita lainnya menjaga aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR.

"Ini kan sudah tugas. Sudah risiko," ujar Dwi kepada merdeka.com sambil tersenyum, Kamis (29/3).

Dwi yang bertugas di unit Sabhara Polda Metro Jaya ini mengaku sering diterjunkan menjaga aksi demonstrasi. Dia dan rekan-rekannya kebagian tugas menjadi negosiator. Namun jika eskalasi meningkat, Dwi dan polwan lain ditarik mundur ke barisan belakang. Giliran Tim Pengendalian Massa (Dalmas) yang maju.

"Jadinya setiap ada demo sudah pasti turun. Persiapannya mental," kata Dwi.

Dwi mengaku para pendemo kerap usil. Dari mulai siulan, ledekan hingga ajakan berkenalan dan bertukar nomor telepon sering terjadi.

"Kalau diledekin sering. Tapi ada batas kesopanan, untuk tukeran nomor hape tidak bisa," kata gadis yang baru lulus SMU tahun 2010 ini.

Dwi mengaku memang bercita-cita menjadi polisi. Ayahnya juga seorang polisi yang bertugas di Cimanggis Depok. Gadis ini berniat meneruskan kuliah di bidang ilmu kepolisian hingga menjadi sarjana. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP