Bripda AF tembak kepala sendiri tak jauh dari rumah tunangan
Merdeka.com - Bripda AF ditemukan tewas diduga karena menembak kepalanya sendiri, Senin (9/10). Bripda AF tercatat sebagai anggota Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Informasi dihimpun, sebelum kejadian, korban mengantar tunangannya inisial RS (25) ke rumahnya di Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Minggu (8/10) malam. Di sana, korban sempat bertemu dengan ibu tunangannya itu.
Tak lama setelah itu, korban pamit pulang menuju Sungai Lilin. Sekitar pukul dua dini hari, warga yang sedang jaga malam mendengar letusan senjata api sebanyak satu kali sekitar 30 meter dari rumah tunangannya. Hanya saja, warga tidak mengecek situasi.
Keesokan harinya atau pukul tujuh pagi tadi, tunangan korban melihat mobil korban dan menemukan korban tewas dengan kondisi tertembak di kepala dan masih memegang pistol. Kini jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.
Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ardeva membenarkan korban adalah anak buahnya yang telah bertugas selama dua tahun. Namun, dia enggan menyebutkan kronologis kejadian.
"Benar anggota kita, tugas di Unit Reskrim. Tapi untuk kronologi kejadiannya saya minta maaf, tidak bisa cerita," ungkap Ardeva saat dihubungi merdeka.com, Senin (9/10).
Diakuinya, korban berencana menikah dengan tunangannya, RS yang bekerja sebagai bidan. Kesehariannya, korban terbilang anggota yang rajin dan tidak ada masalah dalam pekerjaan.
"Sudah izin sama saya mau nikah, tapi tidak tahu kapan berlangsung. Selama ini tidak ada masalah, baik-baik saja, makanya saya kaget," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, anggota Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berpangkat Bripda inisial AF, ditemukan tewas dengan luka tembakan tembus di kepala. Dikabarkan, dia sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara menembak kepalanya sendiri.
Mayat korban ditemukan di dalam mobilnya di Dusun IV, Rawa Bening, Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Sumsel, Senin (9/10) pagi. Kondisinya penuh darah dengan posisi luka tembakan di kepala tembus dan masih memegang pistol.
Saat ditemukan, mobil korban jenis Honda Mobilio warna hitam nomor polisi BG 1652 JF masih menyala dan pintu terkunci dari dalam serta kaca jendela kiri mobil pecah. Untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya