BPOM: Target Produksi Vaksin Merah Putih Agustus 2022
Merdeka.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Kusumastuti Lukito menargetkan vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga dengan PT Biotis Pharmaceutical diproduksi pada Agustus 2022. Saat ini, vaksin tersebut sudah melewati tahap uji praklinik.
"Jadi perkiraannya vaksin Merah Putih, targetnya adalah sudah bisa diproduksi bulan Agustus," katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (18/1).
Dia menjelaskan, uji klinik fase pertama vaksin Merah Putih dimulai awal Februari 2022. Tahapan uji klinik ini diperkirakan baru selesai pada Juni 2022. Di bulan yang sama, kemungkinan vaksin Merah Putih sudah bisa mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).
"Targetnya adalah selesai sekitar Juni 2022 untuk mendapatkan EUA dan dalam waktu bersamaan fasilitas produksinya sudah siap," ujarnya.
Menurut Penny, pelaksanaan uji klinik fase 3 vaksin Merah Putih bisa paralel dengan uji klinik untuk booster. Uji klinik booster ini bisa dilakukan jika sudah mendapatkan sebagian data uji klinik fase 3 vaksin Merah Putih.
"Kami sudah siapkan untuk segera uji klinik booster dilakukan secara paralel. Jadi nanti setelah data pertengahan sudah didapatkan pada uji klinis fase 3, langsung dilanjutkan dengan uji klinik booster," jelasnya.
Vaksin Merah Putih merupakan vaksin yang dikembangkan oleh peneliti Indonesia. Pengembangan vaksin ini menggunakan platform inactivated virus atau virus yang dimatikan.
Bibit vaksin Merah Putih telah melalui uji praklinis tahap 1, 2 dan 3 kepada hewan dengan hasil aman dan baik. Bibit vaksin ini akan dilakukan uji klinis tahap 1 kepada 100 orang.
Kemudian diteruskan dengan uji klinis tahap 2 kepada 400 orang. Uji klinis terakhir atau ketiga dilakukan kepada sekitar 1.000 orang.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya