BPOM: Selama Proses Kajian, Vaksin AstraZeneca Direkomendasikan Tidak Digunakan
Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah melakukan kajian lengkap terhadap aspek khasiat dan keamanan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Langkah ini dilakukan setelah muncul kasus pembekuan darah yang terjadi di sejumlah negara Eropa usai vaksinasi Covid-19.
Informasi yang diterima Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kasus pembekuan darah terjadi akibat bets tertentu (ABV5300, ABV3025 dan ABV2856) yang diduga terkait dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca.
"Walaupun vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan nomor bets ABV5300, ABV3025 dan ABV2856 tidak masuk ke Indonesia, namun untuk kehati-hatian, Badan POM bersama dengan tim pakar Komnas Penilai Obat, Komnas PP KIPI dan ITAGI melakukan kajian lebih lanjut sejak diketahui isu keamanan tersebut," kata Ketua BPOM, Penny K. Lukito melalui siaran pers, Rabu (17/3).
Selain melakukan pengkajian lengkap, Penny mengaku terus berkomunikasi dengan WHO dan Badan Otoritas Obat negara lain untuk mendapatkan hasil investigasi kasus pembekuan darah usai vaksinasi Covid-19.
"Selama masih dalam proses kajian, vaksin Covid-19 AstraZeneca direkomendasikan tidak digunakan," tegasnya.
Penny menjelaskan, 1,1 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca yang telah masuk ke Indonesia merupakan produksi Korea Selatan. Mutu vaksin tersebut disebut sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).
"Bets produk vaksin Covid-19 AstraZeneca yang telah masuk ke Indonesia tersebut berbeda dengan bets produk yang diduga menyebabkan pembekuan darah dan diproduksi di fasilitas produksi yang berbeda," jelasnya.
Vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diproduksi Korea Selatan, kata Penny, telah melewati uji klinik di Inggris, Brasil dan Afrika Selatan. Uji klinik melibatkan 23.745 subjek di tiga negara tersebut.
Hasil uji klinik menunjukkan, efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca hanya bersifat ringan hingga sedang.
"Data keamanan berupa efek samping sifatnya ringan sampai sedang, berupa reaksi lokal dan sistemik, juga tidak ada efek samping yang sifatnya serius dan terkait dengan gangguan pembekuan darah. Secara umum manfaat vaksin Covid-19 AstraZeneca lebih besar dari risikonya," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya