Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPK siap audit tender pupuk Rp 81 M di Kementan

 BPK siap audit tender pupuk Rp 81 M di Kementan Distribusi Pupuk. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Maskur Musa siap mengaudit anggaran yang digunakan untuk proyek pengadaan pupuk dekomposer cair dan pupuk hayati yang dilakukan Kementerian Pertanian. BPK berjanji awal tahun depan hasil audit itu selesai dilakukan.

"BPK siap melakukan audit dan saat ini kita sedang mengamatinya. Awal tahun depan, auditnya sudah selesai," kata Ali Maskur Musa kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, (12/7).

Menurutnya, BPK dalam melakukan audit akan menggunakan sistem paket dan tidak bisa parsial atau sebagian.

"Audit terhadap program pengadaan pupuk dekomposer tersebut akan dilakukan pada semester II tahun 2012 ini," jelas Ali Maskur .

Dia menambahkan, nantinya audit yang akan dilakukan BPK dimulai dari proses lelang hingga penyaluran pupuk kepada rakyat. Dikarenakan program ini masuk pada tahun anggaran 2012, maka BPK akan mengaudit dari pertama proyek ini direncanakan.

"Nanti yang kita periksa sejak mulai lelang, tender, siapa saja pemenangnya hingga penyalurannya. Lelang memang sudah terjadi tapi penyalurannya kan belum. Semua dokumen akan kita minta, mulai proses lelang, tender," tandasnya.

Beredar kabar anggota Banggar DPR bermain dalam proyek bernomor 04.4/ADP/Pan/D/4/2012 tertanggal 5 April 2012 yang menunjukkan adanya tender Paket C Dekomposer Cair dan Pupuk Hayati Cair untuk Pulau Jawa. Politikus yang belum diketahui identitasnya itu diduga menjadi beking PT DMP yang ikut proses lelang proyek ini.

Perusahaan itu disebut-sebut pernah digunakan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), Muhamad Nazaruddin untuk menggarap proyek di Universitas Sriwijaya (Unsri). (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP