BPK: Kerugian negara dalam kasus Hambalang Rp 243 M

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Rabu, 31 Oktober 2012 14:45




BPK: Kerugian negara dalam kasus Hambalang Rp 243 M
hambalang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan pemeriksa Keuangan (BPK) telah merampungkan hasil audit investigasi dalam kasus Hambalang. Dari audit BPK, proyek pembangunan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang itu merugikan negara hingga Rp 243 miliar.

"Dalam pembangunan P3SON tersebut menyebabkan indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 243, 66 miliar," ujar Ketua BPK Hadi Purnomo saat menyerahkan hasil audit BPK ke DPR, Rabu (31/10).

Menurut Hadi, nilai kerugian ini diperoleh dengan membandingkan jumlah dana yang dikeluarkan dengan nilai yang sebenarnya. "Ini ada indikasi penyalahgunaan dan penyimpangan wewenang yang dilakukan karena adanya kelalaian dan atau kesengajaan oleh pihak terkait," terangnya.

Hadi juga menguraikan sejumlah indikasi penyimpangan undang-undang dan penyalahgunaan kewenangan yang dimaksud. Penyimpangan itu antara lain soal penerbitan sertifikat tanah dan izin lokasi/set plan yang belum mendapat izin Amdal.

Hadi memastikan laporan hasil audit yang disampaikan pihaknya tanpa intervensi. "Semua sesuai bukti-bukti yang ada," kata Hadi tentang pemeriksaan yang dimulai sejak 27 Februari 2012.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Hambalang

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • PKB beberkan alasan Jokowi tunda umumkan kabinet
  • Martin usul rekam jejak calon kepala daerah juga diteliti KPK
  • Yamaha datangkan Lorenzo dan Espargaro di akhir 2014
  • 'KPK dibentuk karena dosa Kejagung tak bisa berantas korupsi'
  • Warga Tulungagung gelar aksi damai tolak deklarasi FPI
  • PDIP sebut kabinet Jokowi tunggu pertimbangan DPR
  • AirAsia berminat ikuti jejak Lion Air kelola bandara
  • Romo Benny: Publik kecewa, calon menteri penuh dosa korupsi
  • Video mesum anak SMP di hutan Gunungkidul bikin heboh warga
  • Pantanal, ekosistem lahan basah air tawar terbesar di dunia
  • SHOW MORE