BPJS dan Dinkes Solo Sisir Ribuan Kelompok Rentan untuk Vaksinasi
Merdeka.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Solo bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan penyisiran terhadap kelompok rentan untuk diberikan vaksinasi Covid-19.
Hasilnya, sekitar 9.300 warga yang tergolong kelompok rentan, terutama pengidap diabetes dan hipertensi belum mendapatkan vaksinasi sama sekali.
"Mereka ini, terutama yang punya diabetes dan hipertensi, sangat rentan sekali terpapar Covid-19. Dan ini harus jadi perhatian kita semua," ujar Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo Yessi Kumalasari disela kegiatan vaksinasi di Puskesmas Ngoresan Jebres, Solo, Jumat (27/8).
Menurut dia data di JKN-KIS ada sebanyak 9.300 orang belum mendapatkan vaksin. Jumlah tersebut sangat banyak, terlebih peserta JKN di Solo sudah sudah sangat tinggi, yakni 93,7 persen.
"Banyak sekali ternyata yang belum mendapat vaksin. Jadi berdasarkan data itu dilakukan penyisiran supaya kelompok rentan ini ikut percepatan gerakan vaksinasi DKK," tandasnya.
Data kelompok rentan yang belum divaksin itu, lanjut dia, diharapkan proaktif melibatkan puskesmas dan dokter praktik untuk didorong ikut vaksin. Koordinasi dengan Dinkes diperlukan untuk mempercepat vaksinasi kelompok rentan ini.
"Proaktif di faskes diperlukan karena selama ini peserta JKN di Solo sudah sangat tinggi 93,7 persen dari jumlah penduduk Solo. Mereka harus segera mungkin untuk divaksin," pungkas dia.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya