Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPJS Cimahi sangkal keterlibatan orang dalam di kasus pemalsuan

BPJS Cimahi sangkal keterlibatan orang dalam di kasus pemalsuan BPJS Kesehatan palsu. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cimahi, memastikan tidak ada keterlibatan orang dalam atas beredarnya BPJS Kesehatan palsu di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Tidak ada orang dalam. Saya jamin itu," kata Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kota Cimahi, Yudha Indrajaya, di Mapolres Cimahi, Senin (25/7).

Menurut dia, kartu BPJS Kesehatan buatan tersangka AS sudah dipastikan tidak bisa digunakan karena nomor tidak teregistrasi langsung dengan sistem. Untuk diketahui, tersangka ini membuat kartu BPJS hanya berdasarkan pesanan warga dan tidak ada sistem iuran bulanan.

"Semua itu itu tidak valid. Setelah dicek tidak terdaftar kepesertaan kami. Proses mendaftar dilalui dengan cara tidak standar," ujar Yudha.

Terkait formulir pendaftaran yang digunakan tersangka untuk menjaring korban, pihaknya mengaku masih menyelidiki. Sebab pihaknya memastikan bahwa tidak ada keterlibatan orang dalam. "Masih kami selidiki dulu, dan berkoordinasi dengan kepolisian," terangnya.

Polisi membongkar pemalsuan BPJS ini karena ada laporan bahwa kartu asuransi yang dikeluarkan pemerintah tidak bisa digunakan. AS yang menaungi yayasan Rumah Peduli Dhuafa (RPD) sudah menjalankan pemalsuan BPJS sejak satu tahun ke belakang. Sejauh ini ada 810 kepala keluarga yang menjadi korban AS.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP