Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPCB sebut temuan arca di Boyolali adalah arca Bodhisatwa

BPCB sebut temuan arca di Boyolali adalah arca Bodhisatwa Penemuan arca kuno di Boyolali. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah menyebut sejumlah arca ditemukan warga Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Senin (4/1) lalu adalah arca Budha Bodhisatwa. Kesimpulan itu didapat dari hasil identifikasi awal, tetapi BPCB masih akan melakukan penelitian lebih lanjut.

"Kami sudah mengambil arca tersebut dari rumah warga yang menemukan. Hasil identifikasi awal adalah arca Budha Bodhisatwa. Bukan seperti dugaan semula arca Siwa atau Dewi Sri," kata Kepala BPCB Jateng, Sri Ediningsih, Kamis (7/1).

Sri menambahkan, arca Bodhisatwa merupakan peninggalan peradaban Budha. Jika dilihat dari kondisi arca, dia menduga arca tersebut belum selesai dibuat, karena pahatannya terlihat belum selesai serta masih kasar, tak sebagaimana arca-arca serupa lainnya.

Selanjutnya, arca setinggi 83 centimeter, lebar 68 centimeter, dan tebal 16,5 centimeter itu akan diidentifikasi asal-usulnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Boyolali, Mulyono Santoso menambahkan, penelitian tentang temuan arca memang sudah diambil alih oleh BPCB Jateng. Sebab, dia tak mempunyai tenaga ahli berkualifikasi melakukan identifikasi benda cagar budaya.

"Kami masih melakukan upaya ekskavasi temuan kompleks candi di Dukuh Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo. Meski upaya ekskavasi sepenuhnya di bawah kewenangan BPCB Jateng, namun kami tetap bersiap diri untuk membantu upaya ekskavasi. Antara lain dengan penyiapan dan pemetaan lokasi penggalian yang berada di tanah milik warga. Sehingga saat upaya ekskavasi dilakukan tak terganggu dengan hal-hal non teknis, semisal masalah ganti rugi," ucap Mulyono.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP