Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bongkar praktik aborsi, polisi tangkap dukun dan pasien wanita

Bongkar praktik aborsi, polisi tangkap dukun dan pasien wanita Ilustrasi aborsi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Reskrim Polres Indragiri Hulu menggerebek lokasi praktek menggugurkan kandungan di Desa Sei Beringin, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. 2 orang pelaku inisial M (50) dan D (23) diamankan petugas.

"Iya benar, itu praktek dukun aborsi inisial M. Kalau yang inisial D itu menggugurkan kandungannya di lokasi tersebut," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari kepada merdeka.com, Minggu (22/4).

Arif menjelaskan, dari lokasi, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa alat yang digunakan untuk menggugurkan kandungan. Pelaku D ditemukan dalam kondisi lemas terbaring, diduga usai melakukan aborsi kandungannya.

"Barang bukti yang disita sejumlah peralatan medis, obat penenang, pil KB, kain kafan, kapas berlumuran darah dan lainnya," jelas Arif.

Arif mengungkapkan, jabang bayi dalam kandungan D masih berusia 3 bulan digugurkan dengan alat-alat tersebut. Saat ini keduanya tengah diperiksa polisi untuk mendalami kasus praktek aborsi itu.

Kepada polisi, M mengaku sudah 5 kali melakukan praktek aborsi sejak tahun 2017 silam. Selama ini aksinya tidak terendus dan mendapatkan keuntungan uang dari pasiennya.

"Pasien terakhir (D) mengaku bayar Rp 1 juta untuk menggugurkan kandungannya. Bayarnya bertahap, bayar di awal Rp 500 ribu, kemudian setelah proses pengguguran biaya menginap Rp 500 ribu," kata Arif.

Saat ini, Mei ditahan penyidik reskrim di Polres Indragiri Hulu untuk proses hukum lanjutan. Sedangkan D dilarikan ke Klinik Kasih Ibu untuk mendapat perawatan medis, karena proses penguguran belum selesai dilakukan.

"Jadi masih ada sisa-sisa di dalamnya (kandungan) itu, belum selesai prosesnya. Kondisi D masih lemas, makanya dilarikan ke klinik untuk dirawat terlebih dahulu," kata Arif.

"Tersangka D belum diperiksa intensif karena masih dalam proses perawatan medis. Usia kandungannya baru 3 bulan tapi digugurkan, motifnya belum diketahui, nanti kalau D sudah pulih akan kita periksa," kata Arif.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP